Featured Post Today
print this page
Latest Post

Perbincangan antar KIM diwilker tiga

       
Kim Kapuk Mekar, Ngambon 13 Mei 2015
Dalam rangka turut serta dalam pembinaan wilker 3 yang tepatnya dikecamatan Ngambon. Pada saat itu kecamatan Ngraho diwakili oleh KIM Sumberagung yang menyuguhkan produk pribuminya yaitu ukir kayu dari akar jati. Cukup menarik perpincangan  saat itu yang diisi oleh pihak Dinas Kominfo dan media center.
Perbincangan semakin asyik saat mas Kohar menceritakan pengalaman serunya bekerja di ANTV dan di B-One. ternyata untuk menjadi warga didunia informasi tidaklah terlalu sulit yang penting ada minat untuk menyuguhkan berita, ujar mas Kohar dalam perbincangan saat itu. Mas Kohar sendiri menceritakan pengalaman dan kesulitannya dalam mengirim berita. Salah satu kesulitannya adalah pada signal internet. Pasalnya rumah baru yang ditempatinya berada didaerah sepi penduduk yang terletak dipersawahan, sambung mas Kohar. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat dia untuk berkerja dan berkarya.
Semangat inilah yang memotivasi Kim Kapuk mekar dan Kim Sumberagung untuk berkarya didunia bloger. Semangat ini bisa dijadikan contoh positif bahwa niat dan kemauan adalah modal utama untuk maju. Tak ada kata "tidak" yang penting selalu positif thinking untuk membuat sebuah berita yang bermanfaat bagi masyarakat. Perbincangan siang  itu (Rabu, 13 Mei 2015).
0 komentar

Kecamatan Ngraho rayakan hardiknas dengan jalan sehat bersama


     
Keceriaan Jalan Sehat Hardiknas
Dalam rangka memperingati Hardiknas 2 Mei 2015 jajaran Dinas Pendidikan Tingkat SD/MI, TK, tenaga pendidikan dan kependidikan sekecamatan Ngraho mengadakan jalan sehat. Peringtan jalan sehat ini merupakan hajat setiap insan khususnya dunia pendidikan, namun pada saat ini pelaksananya adalah Ikatan Guru Olahraga (IGOR). Pelaksanaan jalan sehat hardiknas diadakan pada tanggal 09 Mei 2015.

Jalan sehat ini menggunakan sistem karcis undian seharga Rp. 2.500 per lembarnya. Hadiah utama adalah sepeda gunung yang saat itu diperoleh siswa TK Sumberagung V Kecamatan  Ngraho. Pelaksanaan yang cukup meriah dengan hiburan band dari siswa/siswi SDN Kalirejo I. Jalan sehat ini mulai start dari SDN Ngraho di desa Ngraho melewati desa Mojorejo, desa Sumberagung hingga kembali finish di SDN Ngraho. Kurang lebih berjarak tempuh perjalanan 5 KM.

Kegiatan ini mendapat aprisiasi positif dari bapak Kepala UPTD Pendidikan kecamatan Ngraho. Bapak Sukarjo, M.Pd selaku Ka UPTD mengucapkan terimakasih setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat termasuk dari kapolsek Ngraho yang turut andil dalam keamanan dan kelancaran acara ini. Khususnya terimakasih tak terhingga kepada IGOR selaku pelaksana kegiatan yang telah menyumbakan segala tenaga moril dan materiil demi kesuksesnya peringatan Hardiknas tersebut.

0 komentar

Upacara Hardiknas Kecamatan Ngraho

KIM Kapuk Mekar-Hari pendidikan nasional tahun ini tampak  berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya. Pada tahun terdahulu setiap tanggal 2 Mei pasti diadakan peringatan upacara hari pendidikan nasional . Namun pada tahun 2015 ini tampak berbeda di tanggal 2 Mei yang jatuh pada hari sabtu, dimana semua pegawai libur atau pun masuk setengah hari. Kemudian dilanjut minggu, sehingga upacara peringatan Hardiknas diadakan pada hari Senin, 4 Mei 2015. Ujar Pak Srihono selaku panitia upacara saat itu kepada kami (red. kimkampukmekar).
Upacara yang ikuti oleh seluruh kepala sekolah dijajaran kecamatan Ngraho, baik tingkat SD/MI/SDLB, SLPT sederajat, SLTA sederajat, 2 pleton perwakilan guru, 4 perwakilan siswa dan dimeriahkan oleh drum band siswa/siswi SDN Kalirejo 1 yang dibina oleh Bapak Aris Wahyudi selaki guru pembimbing anak-anak SDN Kalirejo 1.
Untuk menunjukkan kesayukkan atau kerukunan dan kebersamaan diantara jenjang pendidikan, panitia upacara Hardiknas menunjuk pemimpin upacara dari SMK N 1 Ngraho, Protokoler dari UPTD Pendidikan Kecamatan Ngraho, regu koor dari siswa siswi MAN 1 Ngraho dan doa dari Kantor Urusan Agama (KUA) yang dipandu oleh bapak Miran.
Upacara ini terasa khidmat dan berkesan dihalaman kecamatan Ngraho, terlebih saat bapak camat selaku pembina upacara membacakan teks upacara dari menteri pendidikan Nasional. Salah satu isi dari pesan bapak camat adalah agar dunia pendidikan ini semakin baik dari segala segi khususnya dari  IQ, EQ maupun SQ. 

0 komentar

Saat Panen Tiba....

KIM Kapuk Mekar- Musim panen telah tiba, warga desa Tapelan menyambutnya dengan suka cita. " Alhamdulilah hasil panen musim ini melimpah baik" ungkap Sumirah salah satu warga tani di Desa Tapelan. Panen musim ini secara bibit memang memuaskan namun hasil jual dari panen yang dianggap standar, tidak terlalu tinggi dianggap kurang balance harga pupuk dan harga jual padi saat panen. 
Selain merasa kurang imbang harga padi, warga juga merasa sedih bilamana saat musim panen warga kesusahan mencari tukang pengambil padi. zaman dahulu para lelaki dari warga desa banyak yang membuat kelompok taniengambil padi. Tiap rombongan dari kelompok ini terdiri dari empat, lima, enam atau berapa pun tergantung kelompok masing-masing. 
Namun kini, kelompok-kelompok tersebut mulai menyusut jumlahnya. Ini diperkirakan saat omongan kosong dengan beberapa warga, mereka berasumsi menyusutnya jumlah kelompok ini dikarenakan banyak warga yang dahulunya pemotong padi kini beralih kerja memilih jadi tukang kuli pasir. Lasiran mengaku penghasilannya sebagai kuli pasir dianggap lebih mumpuni bila tambang pasir ramai dengan kedatangan truk-truk pengangkut pasir.
Dengan gambaran situasi ini jelas banyak warga lebih memilih jadi tukang tambang pasir karena dalam sehari saja mampu mengahasilkan seratus ribu bahkan lebih. Hal ini dirasa gampang-gampang susah bagi yang memiliki sawah luas. Pasalnya bila musim panen mencari tukang pemotong padi lumayan sulit dan harga tawar pemotong pun selalu naik. Kini dalam tiap kwintalnya mereka mentarget empat puluh ribu. Dulunya berkisar dua puluh lima hingga tiga puluh lima ribu per kwintalnya.
Kenyataan ini berlanjut hingga saat ini, namun dengan hati lapang hal ini dianggap tidak terlalu beban. Walau terkadang memang sulit dengan berjalannya waktu padi pun juga habis terpangkas. Panen menuai berkah, panen berbuah indah. Itulah harapan kejayaan dan kemakmuran desa Tapelan. Semoga Tuhan senantiasa melindungi segenap warga desa dan seluruh jajaran lapisan masyarakat desa. Aamiin.

2 komentar

Dasa Wisma di Desa Tapelan bersama KIM

Ibu Wabup MenyerahkanBantuan
Pembinaan Dawis Tapelan
KIM Kapuk Mekar-  Lama tidak update kini hadir dengan beberapa berita yang telah usai. Namun untuk mengobati kerinduan dari para pembaca berita tentang desa Tapelan KIM Kapuk Mekar menghadirkan beberapa sajian kabar yang telah dilalui. Kesibukan dari setiap anggota personilnya menyebabkan KIM Kapuk Mekar sempat tertidur beberapa waktu terakhir ini. Kali ini KIM Kapuk Mekar hadir dengan berita Kunjungan Ibu Bupati Bojonegoro didesa kami dalam rangka Pembinaan Buku Inovasi Dasa Wisma Tahun 2014.
Dalam rangka kunjungannya pada tanggal 25 September 2014 didesa Tapelan Ibu Bupati tidak dapat hadir secara langsung karena pada tanggal yang bersamaan ada acara di Malo , Kata Ibu Asminarti Setyo Hartono-Wakil Bupati selaku perwakilan kunjungan pada hari itu.
Hari itu balai desa Tapelan tampak ramai dengan beberapa aktifitas Dasa Wisma. Kali ini kunjungan pembinaan didampingi oleh beberapa anggota Dawis Tingkat Kabupaten. Dalam kesempatan ini Ibu Wabup menyerahkan beberapa bantuan untuk Ketua TP.PKK Desa Tapelan, Sekretaris TP.PKK Desa Tapelan, Bendahara TP.PKK Desa Tapelan, 10 Lansia dan 10 Balita.
Mbok Kanten merasa terharu dan bahagia dengan santuanya diserahkan oleh  IbuAminarti Setyo Hartono. Bantuan berupa sembako yang diserahkan langsung oleh Ibu Wabup itu mampu membuat hati mbok kanten sebagai lansia yang kurang mampu didesa Tapelan ini bangga dengan pemerintahan di Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya keramahan yang terjadi hari itu antara masyarakat dan Ibu Serto Hartono  sangatlah  merakyat.
Dalam sambutannya Ibu Wabup berpesan pada warga agar senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan, terutama dalam hal BAB. Karena kesejarteraan dan  kemakmuran rakyat itu berawal dari masyarakat  yang sehat secara jasmani dan rohani. Setelah terjadi beberapa percakapan sederhana ternyata masih dijumpai beberapa warga belum memiliki MCK yang memadai. Hal tersebut diatas khususnya masalah MCK menjadi PR baru bagi bapak kepala desa Tapelan  yang baru dilantik beberapa bulan lalu beserta masyarakat bertanggung jawab penuh menyelesaikan masalah ini.

0 komentar

PKK Tapelan Raih Kemenangan 1 dan 3

Foto By Mekarsari
  Keceriaan Agustus nampak sudah ditiap-tiap insan. Terbukti dengan adanya beberapa keramaian yang diadakan para panitia. Termasuk ibu-ibu PKK desa Tapelan yang turut aktif memeriahkan semarak kemerdekaan 17 Agustus. Kemarin (Senin, 11 Agustus 2014)  ibu-ibu PKK desa Tapelan mengikuti lomba Master Of Ceremony ( MC ) dan paduan suara mars PKK dan lagu Kang Yoto (Bojonegoro Matoh).
   Sedangkan  untuk lomba MC diwakili oleh Kasminah, S.Kom. Wanita ini tidak menyangka kalau dia bakal lolos sebagai juara satu. Pasalnya, dia ditunjuk untuk mewakili sebagai peserta selang sehari sebelum hari H. Persiap dadakan dan bahan sekedarnya dia berusaha semaksimal mungkin menampilkan yang terbaik. Niatnya  saat itu “yang penting turut aktif partisipasi mengisi kemerdekaan aja mbak, menang nomor sekian yang penting tampilkan yang paling terbaik dari diri kita untuk Indonisia. Begitu sederhana saja ungkap nya kepada kami (Tim KIM Kapuk Mekar).
  Lomba yang diadakan  ditingkat kecamatan ini memang sudah menjadi rutinan tahunan. Semangat ibu-ibu PKK desa Tapelan patut diacungi jempol. Pasalnya, info yang didapat tentang jadwal lomba termasuk mendadak. Mereka hanya sempat latihan selama  tiga hari. Sehingga dimalam hari H mereka lembur latihan hingga sampai jam 23.00 WIB. Latihan dalam lomba paduan suara yang diikuti oleh 16 ibu-ibu wakil dari berbagai  Pokja ini dipandu oleh Ibu Lilik Setyowati, S.Pd  dan Ibu Wartik Suwarsih, A.Md.Keb yang  merupakan  panitia koordinasi Tapelan.  Perjuangan semangat  ibu-ibu ini patut dicontoh, dengan latihan  keras mereka akhirnya dinyatakan lolos sebagai  juara tiga tingkat kecamatan.
     Ternyata kesederhanaan itu membuahkan hasil yang maksimal, dengan dia nyatakan  lolos sebagai juara satu tingkat kecamatan Ngraho. Yang nantinya juara pemenang dari lomba MC akan  tampil sebagai protokoler dalam  upacara kemerdekaan  kemerdekaan RI yang ke 69.
    “Kemenangan ini bukan untuk  kami tapi untuk hadiah kepala desa baru kami dan juga seluruh warga Tapelan”,  ungkap salah seorang peserta paduan suara saat itu. Dengan niat tulus ikhlas yakin percaya diri dan latihan yang keras untuk kekompakkan  adalah  kuncinya.  Semoga kemenang ini tidak membuat kita menjadi sombong dan malas untuk selalu belajar, tetapi semoga kemenangan ini  bisa dipertahankan dan ditingkatkan untuk tahun-tahun  berikutnya. (KIM Kapuk Mekar)

By: Mekarsari
0 komentar
 
Support : Creating Website | KIM Kapuk Mekar | RTIK Bojonegoro
Copyright © 2011. KIM KAPUK MEKAR - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Blogger Bojonegoro
Proudly powered by Blogger